Rabu, 27 Maret 2013

Imagination Come True "Trapped In Future"



Cerita ini hanya cerita yang gua buat berdasarkan pengalaman game... jadi kalo ada kesalahan langsung bilang ke gua... bisa juga kirim saran ke “budiyanto.yoppi@yahoo.co.id”
Character
Ray (15 tahun)
Merupakan seorang gamers yang sangat menyukai dunia fantasi. Hidup dikeluarga yang biasa-biasa saja. Ia kenal game dari teman sekelasnya yang juga maniak game. Dia bermimpi suatu saat ia akan terjun ke dunia game, dan memulai petualangan.
De (15 tahun)
Merupakan teman baik dari Ray. Temen Ray yg sangat setia. De dan Ray merupakan temen sepergame-an. Sama-sama bermimpi dapat terjun ke dunia game. (Baca: De dibaca Di)
Rose (16 tahun)
Sebenernya dia temen sekelas Ray karna dia lahir duluan tapi kemudaan (loh urusannya apa) jadinya dia masuk sekelas bareng Ray sama De. Dia adalah cewek yang rada pendiam namun kalo udah berisik ya dia tetep pendiem.. (mulai ga nyambung nih). Dia bukan cewek gamers namun aga deket dengan Ray. Dia juga tipe cewek inceran ray.
Pengenalan pemeran baru & tambahan entar ada di chapter 3
Chapter 1 : Mimpi
-Ray-
“Ray... tolong....” terdengar suara teriakan anak perempuan yg tidak lain tidak bukan Rose. Tenang Rose aku disini akan menyelamatkanmu.
Tiba-tiba ada cahaya dan itu adalah peri yg memberi tahu cara menyelamatkan Rose.
“Selamatkan dia dengan cara bunuh naga yang menyegel dia..” kata peri
“Gimana caranya.. aku tidak punya senjata...”
“ikut aku”
Si peri membawa Ray ke markas peri..
“Lihat... itu adalah baju dan senjata yang di pakai pangeran negeri ini untuk membunuh naga.. apa daya ia meninggal karena faktor umur dan nagapun bangkit lagi..”
“Tidak peduli.. sekarang baju dan pedang ini kuambil”
“Oke pakaian itu anggap saja hadiah.. sekarang bawa ini..” menyodorkan semacam biji-bijian
“Eh inikan...”
“Iya itu revival seed” (gua dapet dari game)
“Oke makasih”
“Tapi kau harus melewati hutan dulu kalau mau mencari sang naga”
“Aku siap demi menyelamatkat nyawa si Rose...!!!”

Lost Forrest
            Hah.. hah... sudah ku telusuri semua hutan ini.. namun tak kutemui cara agar menemukan sarang si naga... akhirnya gua menemukan tangga yang konon katanya ini tangga jalan masuk ke sarang naga... gua pun naik dan.. Bgrugh ahh gua jatuh karna ditarik seorang kakek-kakek.
“Hey apa maumu kakek tua?”
“mauku menyelamatkanmu”
“apa maksudmu menyelamatkanku...??? aku sudah siap tempur melawan naga”
“tapi... ini bukan tempatnya”
“apa maksudmu jelas-jelas ini tangganya”
“kau pikir si naga sebodoh itu? Membiarkan sarangnya ditemui orang?”
“apa maksudmu?”
“lihat ini” ia mengeluarkan sesuatu.. dan benda itu mengeluarkan cahaya
“aakkhh silau”
“lihat... pemandangannya berubah... lihat itu tangga menuju jurang..”
“eeehhh”
“kalau kau tidak keberatan kau akan kubantu mencapai sarang naga”
“Te.. Terimakasih”

Tangga Menuju Sarang Naga
“ini tempatnya nak”
Akupun naik ke tangga yang sangat tinggi ini... dan akhirnya sampai juga kepuncak dan terlihat ada naga yang sudah menyambutku dan juga ada Rose yang sudah setengah tersegel...
“Selamat datang Ray...”
“Lepaskan Rose atau tidak kau akan kubunuh”
“bodoh.. dengan kekuatanmu yang sekarang apa kau sudah bisa melawanku..??” dia mengejek
“kalau begitu ayo berduel”
Akhirnya gua memutuskan untuk berduel dan mengeluarkan jurus yang selama ini gua pelajari...
Hhheeeaaa trang.. trang... prak... brugh.. druak..
“boleh juga kemampuanmu bocah.. gua dibuat repot” ujar sang naga
“inilah gua... hheeeaa makan nih pedang” gua ngelempar pedang
Prak... nancep pas di mata sebelah kirinya..
“aaakkkhh sialan.. gua tau ini pedang apa.. ini pedang yang dulu dipakai untuk ngebunuh gua...”
“binggo kau benar... dan gua masih punya 3 pedang yang sama.. hhhheeeaaa” gua ngelempar kedua pedangnya dan yang terakhir gua tancepin di kepala sang naga.
“Aku kalah... ukkhh... dengan senjata yang sama”

Rose.. bangun Rose... gua pun membuka segelnya dan membangunkan Rose.
“Ray... jadi lu kesini buat nyelamatin gua... plak... bangun Ray.. baangun... “ dia nampar gua..
“apa-apan ini lu udah gua selametin..”
“bangun Ray.... bangun”
“apa ini.. uuuaaaahhh” gua terhisap suatu lubang.. dan ternyata..
“akhirnya lu  bangun juga” si Rose ternyata ngebangunin gua..
“akkkhh tidak... gua ketiduran lagi..” ujar gua kesal...
“bodoh.. untung kau tidur saat istirahat..”
“ya udah... berapa menit lagi masuk..??”
“masih lama setengah jam lagi..”
“ayo kekantin... ajak si De”
-De-
Hoam... bosen banget nih dikelas.. malah si Ray tidur lagi, pokoknya pas istirahat nanti gua mesti pergi ke kantin... harus. Oke udah sampe dikantin.. “bu beli mi goreng semangkok sama tambahin tahu ga pedes, ga pake sawi” “nih dek” “makasih bu ini uangnya”.  Hah.. enak banget.. emang top markotop dah nih mi...
“De...!!!” ucap 2 orang yang gua kenal suaranya
“oii... Ray... Rose..” gua nyautin..
“gua pengen ngajak lu kekantin malah lu ada disini“ sahut Ray
“tau lu... langsung ngabur dari kelas...” sahut si Rose
“gua laper oi... pengen ngajak Ray dia malah tidur... palingan mimpi naga-nagaan sama si rose jadi orang yang disandera si naga” gua ngeledek
“sssttt... diem...” kata Ray
“eehh apa tadi yang lu bilang...?? naga..?? sandera..?? Ray... coba ceritain kegua..”
“itu entar gua jelasin nanti.. sekarang ada yang lebih penting” ucap Ray dengan nada meyakinkan
“apa itu” ucap gua dan Rose
“ada game baru... gamenya keluar hari ini”
“njir... gua kira’in apa..” ujar gua
“tapi ini game katanya kalo kita terpilih kita akan masuk ke game itu”
“Gak masuk akal..!!!!” ujar gua dan Rose
“terserah lu mau percaya atau enggak tapi gua mau beli dulu... ayo Rose ikut gua...”
“iya-iya serah lu dah..”
-None-
Akhirnya Ray dan Rose pergi ke toko game. Mereka pergi pada jam istirahat dan sudah izin ke penjaga sekolah. Mereka mencari game yang ia bicarakan di kantin. Dan mereka menemukannya game berjudul “Traped In Future”.
“bang nih game berapa bang” ucap Ray santai
“oohh itu.. itu game mahal dek.. kalau ga bisa mainnya kita bakalan terserap kedalam game itu..”
“saya tau bang.. yang saya tanya harganya..”
“itu game harus dimainin 3 orang dek...”
“ya udah makasih ya bang atas informasinya” ujar Ray
“ooohhh harganya..?? buatlu gratis dah..”
“Sarap...!!!” sahut Ray dan Rose
Mereka berdua pun kembali kekelas.
“hey De gua udah beli nih gamenya install di laptop gua aja..”
“yaudah...”
“gua ke kantin dulu ya..” Kata Rose
-beberapa menit kemudian-
“udah selesai belom..??” tanya Rose yang abis dari kantin
“pas banget.. udah selesai nih.. character gua ama De udah jadi tinggal elu” sahut Ray
“ya udah sini gua masukkin..”
Akhirnya mereka telah memasukkan character masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan masing masing. Dapat dilihat dibawah :


Ray (Warior)
Seorang pejuang yang berbekal kekuatan. Kekuatan khususnya(kelebihan) adalah attacknya yang sangat besar dan jika ia sekarat maka attacknya akan naik 2 kali lipat dan magic pointnya tidak akan habis. Kekurangannya adalah dia memiliki defense yang sangat kecil.
De (Warior)
Seorang prajurit yang berbekal pertahanan. Kekuatan khususnya(kelebihan) adalah defensenya yang sangat besar dan jika ia sekarat defense dan attacknya naik 1.5 dari biasanya. Kekurangannya adalah magic pointnya mudah habis.
Rose (Mage)
Seorang Mage tipe es dan api dengan attack super tinggi dan MP super banyak kekuatan khususnya adalah jika ia berkata “membatu” maka musuhnya semua akan menjadi batu. Kelemahan staminanya mudah terkuras dan spell abilitynya hanya bisa dipakai 3 kali.
“Oke kita siap” Kata Rose,De, dan Ray
-None-
Ray:”ayo kita mulai gamenya”
Rose:”ayo”
De:”sebentar..”
Ray:”ada apa ini?”
De:”engga ane mau pake stick aja..”
Rose:”lu kesekolah mau belajar atau maen sih?”
Ray:”Maen lah kita kan gamers”
De:”iya betul itu”
Akhirnya mereka mulai main game. Setelah mereka menyelesaikan beberapa misi, akhirnya ada suatu misi yang sangat susah, yaitu harus membunuh seekor naga di tempat yang bernama Lost Forest. Ingat ini hanya game.
“bagaimana cara mengalahakan naga” ujar De.
“Gampang cari naganya terus kalahin susah amat” Ray jawab dengan santainya
“tapi kalau kalah kan...” ujar De dan Rose
“kenapa..?? masuk ke game? Kan lu berdua sendiri yang bilang kalau ini ga masuk akal.”
“iya juga sih.. tapi kan kalo beneran..” ujar Rose dengan nada takut..
“tenang.. ada gua ama De..” kata Ray meyakinkan
“yaudah ayo berangkat..” ujar De yang sangat bersemangat...


Merekapun masuk ke dalah hutan dimana konon tempat ini adalah temmpat orang-orang mati karena tempat ini dijaga naga yang sangat jahat. Tetap saja ini hanya game.
Ray:”ada sesuatu yang aneh..”
Rose:”apa itu..”
Ray:”kau lihat tidak... dari tadi kita main tapi belum bel”
De:”iya juga... padahal udah hampir 1 jam kita main game...”
Ray:”lihat... temen-temen kita..”
Mereka kaget ketika teman-teman mereka.
Ray:”kok jadi diem semua..”
Rose:”a.. ada apa ini?”
De:”oh ya... gua pengen nanya ke kalian..”
Ray & Rose:”apa itu..??”
De:”kita main tapi belum baca bungkus gamenya..”
Ray & Rose :”emang kenapa?”
De:”ayo baca mungkin ada petunjuk”
Mereka membaca petunjuk dan ada kata-kata yang membuat 3 sejoli itu tercengang yaitu
“JIKA KALIAN MULAI BERMAIN, WAKTU AKAN BERHENTI. JIKA KALIAN GAGAL KALIAN AKAN TERHISAP KE GAME”
Mereka kaget dan bingung.
De:”gimana ini... kita harus main dampai game ini selesai... kalau kita gagal kita akan terhisap”
Ray:”ayo kita lanjut”
Rose:”tapi healing potion kita habis”
Ray:”tenang musuh kita hanyalah si naga”
Akhirnya mereka bertiga menemui sarang naga dan ada naga yang sedang tertidur.
Ray:”Rose bekukan dia dengan Mpmu yang tersisa”
Rose:”kenapa harus debekukan..??”
Ray:”agar dia tak bisa bergerak.. oh ya sisah kan 2 lubang agar aku dan De bisa menyerangnya”
De:”hey-hey bagai mana kalau 1 lubang saja.. kita serang bersama..”
Ray:”Boleh”
Merekapun melakukan apa yang sudah direncanakan. Dan mereka berhasil. Terlihat Ray dan De asik menyerang si naga hingga tak terlihat bahwa Hpnya terkuras entah mengapa.
Ray:”hey semua lihat Hpkita berkurang”
Rose:”iya aku tahu.. makanya cepat serang”
De:”betul”
Tiba-tiba terdengar suara yang sangat kencang
GGGGRRROOOOAAAHH SIAPA YANG MENGGANGGU TIDURKU GGGGRRROOOAAAAHHH”
Semua es di tubuhnyappun meleleh.
Ray:”kayaknya seru nih..”
De:”seru apa... kita bakal mati nih”
“Akulah yang membangunkan tidurmu naga sialan...!!!”ujar Ray tanpa kendali
DASAR BOCAH MATI KAU..!!” Si naga ngeluarin api dari mulutnya
“aaakkhh tidak” Ray ketakutan.
“aaakhhh gabakal gua biarin Ray mati...!!!” si Rose ngejagain pake badannya
Rose pun mati dan ajaibnya ia benar-benar terhisap kedalam gamenya..
“Sialan..!!! petunjuk gamenya bener...” ujar De dan Ray
MATI KAU BERDUA..!!!”  Si naga ngeluarin api lagi..
“kita pasrah aja..” kata Ray
“okelah” jawab De.

(Baca dulu biar ga bingung. Game ini adalah game yang di install di komputer atau laptop yang pasti ini game hanya akal-akalan gua aja ga mungkin ada yang asli. Game ini memiliki sesuatu yang beda, yaitu cara bermainnya. Ketika kita bermain kita memakai alat seperti helm agar kita bisa melihat dunia gamenya dan kita bisa bicara,membeli,menjual. Tentu semua hanya game dan yang tetap memakai stick. Dan jika ada yang gagal atau mati di misi maka mereka akan dihisap kedalam game(menurut petunjuk gamenya). Oke monggo lanjutin bacanya.)

Beberapa Saat Kemudian... setelah semuanya terhisap kedalam game.
-Rose-
Di.. dimana ini? Barusan sepertinya aku menyelamatkan Ray dari si naga. Apakah dia akan selamat? Akkhh mending nyari bantuan dulu deh. “Nah itu dia ada sebuah kita kecil”ujarku senang. Mumpung ada penjaga nanya ah... “pak penjaga dimana ini? Tempat apa ini? Kota apa ini?” kepo mode on. “Ini di Sevon Town tempatnya orang-orang ramah tinggal. Namun semua berubah kacau karena sang naga kembali bangkit” sipenjaga jawab dengan sedih. “hhmmpp... bolehkah aku masuk?”. “Tidak..!!” si penjaga ngancem pake tombak. “tapi aku orang baik-baik aku tidak memiliki apa-apa lagi”. “kau kutangkap”. Sial dunia ini sudah seperti mimpi.... mimpi buruk.....