Cerita ini hanya cerita yang gua buat berdasarkan pengalaman
game... jadi kalo ada kesalahan langsung bilang ke gua... bisa juga kirim saran
ke “budiyanto.yoppi@yahoo.co.id”
Character
Ray (15 tahun)
Merupakan seorang gamers yang sangat menyukai dunia fantasi.
Hidup dikeluarga yang biasa-biasa saja. Ia kenal game dari teman sekelasnya
yang juga maniak game. Dia bermimpi suatu saat ia akan terjun ke dunia game,
dan memulai petualangan.
De (15 tahun)
Merupakan teman baik dari Ray. Temen Ray yg sangat setia. De
dan Ray merupakan temen sepergame-an. Sama-sama bermimpi dapat terjun ke dunia
game. (Baca: De dibaca Di)
Rose (16 tahun)
Sebenernya dia temen sekelas Ray karna dia lahir duluan tapi
kemudaan (loh urusannya apa) jadinya dia masuk sekelas bareng Ray sama De. Dia
adalah cewek yang rada pendiam namun kalo udah berisik ya dia tetep pendiem..
(mulai ga nyambung nih). Dia bukan cewek gamers namun aga deket dengan Ray. Dia
juga tipe cewek inceran ray.
Pengenalan pemeran baru & tambahan entar ada di chapter 3
Chapter 1 :
Mimpi
-Ray-
“Ray... tolong....” terdengar suara teriakan anak perempuan
yg tidak lain tidak bukan Rose. Tenang Rose aku disini akan menyelamatkanmu.
Tiba-tiba ada cahaya dan itu adalah peri yg memberi tahu cara
menyelamatkan Rose.
“Selamatkan dia dengan cara bunuh naga yang menyegel dia..”
kata peri
“Gimana caranya.. aku tidak punya senjata...”
“ikut aku”
Si peri membawa Ray ke markas peri..
“Lihat... itu adalah baju dan senjata yang di pakai pangeran
negeri ini untuk membunuh naga.. apa daya ia meninggal karena faktor umur dan
nagapun bangkit lagi..”
“Tidak peduli.. sekarang baju dan pedang ini kuambil”
“Oke pakaian itu anggap saja hadiah.. sekarang bawa ini..”
menyodorkan semacam biji-bijian
“Eh inikan...”
“Iya itu revival seed” (gua dapet dari game)
“Oke makasih”
“Tapi kau harus melewati hutan dulu kalau mau mencari sang
naga”
“Aku siap demi menyelamatkat nyawa si Rose...!!!”
Lost Forrest
Hah.. hah...
sudah ku telusuri semua hutan ini.. namun tak kutemui cara agar menemukan
sarang si naga... akhirnya gua menemukan tangga yang konon katanya ini tangga
jalan masuk ke sarang naga... gua pun naik dan.. Bgrugh ahh gua jatuh karna
ditarik seorang kakek-kakek.
“Hey apa maumu kakek tua?”
“mauku menyelamatkanmu”
“apa maksudmu menyelamatkanku...??? aku sudah siap tempur
melawan naga”
“tapi... ini bukan tempatnya”
“apa maksudmu jelas-jelas ini tangganya”
“kau pikir si naga sebodoh itu? Membiarkan sarangnya ditemui
orang?”
“apa maksudmu?”
“lihat ini” ia mengeluarkan sesuatu.. dan benda itu
mengeluarkan cahaya
“aakkhh silau”
“lihat... pemandangannya berubah... lihat itu tangga menuju
jurang..”
“eeehhh”
“kalau kau tidak keberatan kau akan kubantu mencapai sarang
naga”
“Te.. Terimakasih”
Tangga Menuju Sarang Naga
“ini tempatnya nak”
Akupun naik ke tangga yang sangat tinggi ini... dan akhirnya
sampai juga kepuncak dan terlihat ada naga yang sudah menyambutku dan juga ada
Rose yang sudah setengah tersegel...
“Selamat datang Ray...”
“Lepaskan Rose atau tidak kau akan kubunuh”
“bodoh.. dengan kekuatanmu yang sekarang apa kau sudah bisa
melawanku..??” dia mengejek
“kalau begitu ayo berduel”
Akhirnya gua memutuskan untuk berduel dan mengeluarkan jurus
yang selama ini gua pelajari...
Hhheeeaaa trang.. trang... prak... brugh.. druak..
“boleh juga kemampuanmu bocah.. gua dibuat repot” ujar sang
naga
“inilah gua... hheeeaa makan nih pedang” gua ngelempar pedang
Prak... nancep pas di mata sebelah kirinya..
“aaakkkhh sialan.. gua tau ini pedang apa.. ini pedang yang
dulu dipakai untuk ngebunuh gua...”
“binggo kau benar... dan gua masih punya 3 pedang yang sama..
hhhheeeaaa” gua ngelempar kedua pedangnya dan yang terakhir gua tancepin di
kepala sang naga.
“Aku kalah... ukkhh... dengan senjata yang sama”
Rose.. bangun Rose... gua pun membuka segelnya dan
membangunkan Rose.
“Ray... jadi lu kesini buat nyelamatin gua... plak... bangun
Ray.. baangun... “ dia nampar gua..
“apa-apan ini lu udah gua selametin..”
“bangun Ray.... bangun”
“apa ini.. uuuaaaahhh” gua terhisap suatu lubang.. dan
ternyata..
“akhirnya lu bangun
juga” si Rose ternyata ngebangunin gua..
“akkkhh tidak... gua ketiduran lagi..” ujar gua kesal...
“bodoh.. untung kau tidur saat istirahat..”
“ya udah... berapa menit lagi masuk..??”
“masih lama setengah jam lagi..”
“ayo kekantin... ajak si De”
-De-
Hoam... bosen banget nih dikelas.. malah si Ray tidur lagi,
pokoknya pas istirahat nanti gua mesti pergi ke kantin... harus. Oke udah sampe
dikantin.. “bu beli mi goreng semangkok sama tambahin tahu ga pedes, ga pake
sawi” “nih dek” “makasih bu ini uangnya”.
Hah.. enak banget.. emang top markotop dah nih mi...
“De...!!!” ucap 2 orang yang gua kenal suaranya
“oii... Ray... Rose..” gua nyautin..
“gua pengen ngajak lu kekantin malah lu ada disini“ sahut Ray
“tau lu... langsung ngabur dari kelas...” sahut si Rose
“gua laper oi... pengen ngajak Ray dia malah tidur...
palingan mimpi naga-nagaan sama si rose jadi orang yang disandera si naga” gua
ngeledek
“sssttt... diem...” kata Ray
“eehh apa tadi yang lu bilang...?? naga..?? sandera..?? Ray...
coba ceritain kegua..”
“itu entar gua jelasin nanti.. sekarang ada yang lebih
penting” ucap Ray dengan nada meyakinkan
“apa itu” ucap gua dan Rose
“ada game baru... gamenya keluar hari ini”
“njir... gua kira’in apa..” ujar gua
“tapi ini game katanya kalo kita terpilih kita akan masuk ke
game itu”
“Gak masuk akal..!!!!” ujar gua dan Rose
“terserah lu mau percaya atau enggak tapi gua mau beli
dulu... ayo Rose ikut gua...”
“iya-iya serah lu dah..”
-None-
Akhirnya Ray dan Rose pergi ke toko game. Mereka pergi pada
jam istirahat dan sudah izin ke penjaga sekolah. Mereka mencari game yang ia
bicarakan di kantin. Dan mereka menemukannya game berjudul “Traped In Future”.
“bang nih game berapa bang” ucap Ray santai
“oohh itu.. itu game mahal dek.. kalau ga bisa mainnya kita
bakalan terserap kedalam game itu..”
“saya tau bang.. yang saya tanya harganya..”
“itu game harus dimainin 3 orang dek...”
“ya udah makasih ya bang atas informasinya” ujar Ray
“ooohhh harganya..?? buatlu gratis dah..”
“Sarap...!!!” sahut Ray dan Rose
Mereka berdua pun kembali kekelas.
“hey De gua udah beli nih gamenya install di laptop gua
aja..”
“yaudah...”
“gua ke kantin dulu ya..” Kata Rose
-beberapa menit kemudian-
“udah selesai belom..??” tanya Rose yang abis dari kantin
“pas banget.. udah selesai nih.. character gua ama De udah
jadi tinggal elu” sahut Ray
“ya udah sini gua masukkin..”
Akhirnya mereka telah memasukkan character masing-masing
dengan kelebihan dan kekurangan masing masing. Dapat dilihat dibawah :
Ray (Warior)
Seorang pejuang yang berbekal kekuatan. Kekuatan khususnya(kelebihan)
adalah attacknya yang sangat besar dan jika ia sekarat maka attacknya akan naik
2 kali lipat dan magic pointnya tidak akan habis. Kekurangannya adalah dia
memiliki defense yang sangat kecil.
De (Warior)
Seorang prajurit yang berbekal pertahanan. Kekuatan
khususnya(kelebihan) adalah defensenya yang sangat besar dan jika ia sekarat
defense dan attacknya naik 1.5 dari biasanya. Kekurangannya adalah magic
pointnya mudah habis.
Rose (Mage)
Seorang Mage tipe es dan api dengan attack super tinggi dan
MP super banyak kekuatan khususnya adalah jika ia berkata “membatu” maka musuhnya
semua akan menjadi batu. Kelemahan staminanya mudah terkuras dan spell
abilitynya hanya bisa dipakai 3 kali.
“Oke kita siap” Kata Rose,De, dan Ray
-None-
Ray:”ayo
kita mulai gamenya”
Rose:”ayo”
De:”sebentar..”
Ray:”ada
apa ini?”
De:”engga
ane mau pake stick aja..”
Rose:”lu
kesekolah mau belajar atau maen sih?”
Ray:”Maen
lah kita kan gamers”
De:”iya
betul itu”
Akhirnya
mereka mulai main game. Setelah mereka menyelesaikan beberapa misi, akhirnya ada
suatu misi yang sangat susah, yaitu harus membunuh seekor naga di tempat yang
bernama Lost Forest. Ingat ini hanya game.
“bagaimana
cara mengalahakan naga” ujar De.
“Gampang
cari naganya terus kalahin susah amat” Ray jawab dengan santainya
“tapi kalau
kalah kan...” ujar De dan Rose
“kenapa..??
masuk ke game? Kan lu berdua sendiri yang bilang kalau ini ga masuk akal.”
“iya juga
sih.. tapi kan kalo beneran..” ujar Rose dengan nada takut..
“tenang..
ada gua ama De..” kata Ray meyakinkan
“yaudah ayo
berangkat..” ujar De yang sangat bersemangat...
Merekapun
masuk ke dalah hutan dimana konon tempat ini adalah temmpat orang-orang mati
karena tempat ini dijaga naga yang sangat jahat. Tetap saja ini hanya game.
Ray:”ada
sesuatu yang aneh..”
Rose:”apa
itu..”
Ray:”kau
lihat tidak... dari tadi kita main tapi belum bel”
De:”iya
juga... padahal udah hampir 1 jam kita main game...”
Ray:”lihat...
temen-temen kita..”
Mereka
kaget ketika teman-teman mereka.
Ray:”kok
jadi diem semua..”
Rose:”a..
ada apa ini?”
De:”oh
ya... gua pengen nanya ke kalian..”
Ray &
Rose:”apa itu..??”
De:”kita
main tapi belum baca bungkus gamenya..”
Ray &
Rose :”emang kenapa?”
De:”ayo
baca mungkin ada petunjuk”
Mereka
membaca petunjuk dan ada kata-kata yang membuat 3 sejoli itu tercengang yaitu
“JIKA
KALIAN MULAI BERMAIN, WAKTU AKAN BERHENTI. JIKA KALIAN GAGAL KALIAN AKAN
TERHISAP KE GAME”
Mereka
kaget dan bingung.
De:”gimana
ini... kita harus main dampai game ini selesai... kalau kita gagal kita akan
terhisap”
Ray:”ayo
kita lanjut”
Rose:”tapi healing
potion kita habis”
Ray:”tenang
musuh kita hanyalah si naga”
Akhirnya
mereka bertiga menemui sarang naga dan ada naga yang sedang tertidur.
Ray:”Rose
bekukan dia dengan Mpmu yang tersisa”
Rose:”kenapa
harus debekukan..??”
Ray:”agar
dia tak bisa bergerak.. oh ya sisah kan 2 lubang agar aku dan De bisa
menyerangnya”
De:”hey-hey
bagai mana kalau 1 lubang saja.. kita serang bersama..”
Ray:”Boleh”
Merekapun
melakukan apa yang sudah direncanakan. Dan mereka berhasil. Terlihat Ray dan De
asik menyerang si naga hingga tak terlihat bahwa Hpnya terkuras entah mengapa.
Ray:”hey
semua lihat Hpkita berkurang”
Rose:”iya
aku tahu.. makanya cepat serang”
De:”betul”
Tiba-tiba
terdengar suara yang sangat kencang
“ GGGGRRROOOOAAAHH SIAPA YANG MENGGANGGU TIDURKU GGGGRRROOOAAAAHHH”
Semua es di tubuhnyappun meleleh.
Ray:”kayaknya
seru nih..”
De:”seru
apa... kita bakal mati nih”
“Akulah
yang membangunkan tidurmu naga sialan...!!!”ujar Ray tanpa kendali
“DASAR BOCAH MATI KAU..!!” Si naga ngeluarin api dari
mulutnya
“aaakkhh
tidak” Ray ketakutan.
“aaakhhh
gabakal gua biarin Ray mati...!!!” si Rose ngejagain pake badannya
Rose pun
mati dan ajaibnya ia benar-benar terhisap kedalam gamenya..
“Sialan..!!!
petunjuk gamenya bener...” ujar De dan Ray
“MATI KAU BERDUA..!!!” Si naga ngeluarin api lagi..
“kita
pasrah aja..” kata Ray
“okelah”
jawab De.
(Baca dulu biar ga bingung. Game ini adalah game yang
di install di komputer atau laptop yang pasti ini game hanya akal-akalan gua
aja ga mungkin ada yang asli. Game ini memiliki sesuatu yang beda, yaitu cara
bermainnya. Ketika kita bermain kita memakai alat seperti helm agar kita bisa
melihat dunia gamenya dan kita bisa bicara,membeli,menjual. Tentu semua hanya
game dan yang tetap memakai stick. Dan jika ada yang gagal atau mati di misi
maka mereka akan dihisap kedalam game(menurut petunjuk gamenya). Oke monggo
lanjutin bacanya.)
Beberapa
Saat Kemudian... setelah semuanya terhisap kedalam game.
-Rose-
Di.. dimana ini? Barusan sepertinya
aku menyelamatkan Ray dari si naga. Apakah dia akan selamat? Akkhh mending
nyari bantuan dulu deh. “Nah itu dia ada sebuah kita kecil”ujarku senang.
Mumpung ada penjaga nanya ah... “pak penjaga dimana ini? Tempat apa ini? Kota
apa ini?” kepo mode on. “Ini di Sevon Town tempatnya orang-orang ramah tinggal.
Namun semua berubah kacau karena sang naga kembali bangkit” sipenjaga jawab
dengan sedih. “hhmmpp... bolehkah aku masuk?”. “Tidak..!!” si penjaga ngancem
pake tombak. “tapi aku orang baik-baik aku tidak memiliki apa-apa lagi”. “kau
kutangkap”. Sial dunia ini sudah seperti mimpi.... mimpi buruk.....
